You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Area Publik Taman Impian Jaya Ancol Disemprot Cairan Disinfektan
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Area Publik Taman Impian Jaya Ancol Disemprot Cairan Disinfektan

Sebanyak 10 unit mobil pemadam dengan 80 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Rabu (17/6), menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh area publik Taman Impian Jaya Ancol.

Kami lakukan penyemprotan di area luar (outdoor) wahana 

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Rahmat Kristantio mengatakan, penyemprotan area publik mulai dari Pantai Timur hingga Pintu Masuk Barat ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran COVID 19 sebelum tempat wisata tersebut dioperasionalkan kembali tiga hari mendatang.

"Kami lakukan penyemprotan di area luar (outdoor) wahana seperti trotoar jalan, pantai, jalan, pos polisi terpadu, masjid, hingga sentra parkir. Sedangkan penyemprotan area dalam (indoor) sudah dilaksanakan oleh pengelola Taman Impian Jaya Ancol secara berkala," ungkapnya.

Dinas Gulkarmat Semprotkan Disinfektan di Kawasan GBK

Diharapkannya, penyemprotan bisa memberikan rasa nyaman pada pengunjung sebelum Taman Impian Jaya Ancol dioperasikan kembali pada Sabtu (20/6) mendatang. Ke depan, kegiatan serupa akan dikoordinasikan kembali dengan pihak pengelola.

“Untuk kegiatan selanjutnya masih kami koordinasikan dengan pihak pengelola,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2062 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1037 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye936 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye932 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye849 personNurito